Sunday, June 24, 2012

HAMA DAN JENIS KONTAMINASI BAGLOG JAMUR TIRAM

        
Kali ini kami akan sedikit menjelaskan tentang beberapa jenis hama dan penyakit yang sering menyerang jamur tiram. Ketika hama serta penyakit jamur mulai menyerang maka harus dengan segera mungkin diatasi, namun dari kebanyakan petani jamur selalu mengambil jalan yang mudah, yaitu dengan menggunakan pestisida untuk membasmi hama dan penyakit yang terlanjur menyerang jamur.

Jamur adalah jenis tanaman organic,  oleh karena itu sebisa mungkin terhindar dari pestisida yang bisa menjadi boomerang bagi petani, karena jamur yang terkena pestisida akan menjadi tidak sehat untuk dikonsumsi, Tetapi jika penyakit yang menyerang jamur sudah dalam stadium parah tidak ada cara lain dalam mengatasinya baru bisa menggunakan metode penyemprotan dengan pestisida, tetapi ada aturannya.  Hama dan penyakit ini akan mudah menyerang jamur tiram jika kurang teliti dalam proses perawatan media tanam jamur atau baglog,  hal ini akan menimbulkan masalah baru yang nantinya akan menurunkan harga jual jamur itu sendiri, karena jamur yang terserang penyakit mempunyai tampilan yang kurang bagus bahkan cenderung buruk, hal ini dapat dilihat dari warna maupun fisik yang jelek. sebagai contoh, jamur yang terserang ulat akan terlihat banyak lubang pada batang dan tudung pada umumnya, serta mempunyai warna yang cenderung agak ke kuningan.  Kebanyakan dari petani jamur kurang teliti dalam menjaga kebersihan kumbung jamur, dari pengalaman ini, maka seringkali terabaikan adalah penanganan pasca panen jamur. Penanganan pasca panen tersebut meliputi :

1.    Pembersihan sisa batang yang tertinggal di dalam cicin baglog.
2.    Pembersihan sisa serbuk gergaji baglog yang jatuh dilantai kumbung.

Sebenarnya dua poin di atas sangatlah sepele, tetapi terkadang sering terlewati dalam proses pembersihannya. Akan tetapi masih dapat dimaklumi karena didalam satu kumbung terdapat ratusan bahkan sampai ribuan baglog jamur, maka dari itu dibutuhkan konsentrasi serta ketelitian yang tinggi agar dalam proses pembersihan tidak ada baglog yang tertinggal untuk dibersihkan. yang nantinya diharapkan dapat mengurangi resiko terserang penyakit serta dapat menghasilkan kualitas hasil panen yang maksimal dan dapat dijual dengan harga yang sebanding dengan kualitas jamur itu sendiri. 
JENIS PENYAKIT JAMUR

Hama serangga yang sering menyerang jamur

Lycoriella spp
       

Bradysia Paupera spp

             
 
Hewan inilah yang perlu diwaspadai, karena hewan ini menaruh larva, dan nantinya akan merusak batang serta tudung jamur.

Laba Laba  

   

Laba-laba dapat memakan miselium dan tubuh buah jamur tiram. Selain itu, laba-laba juga dapat menyebarkan spora jamur pengganggu. Pencegahan dapat dilakukan dengan menebarkan serbuk kapur pada permukaan lantai dan dinding kumbung. Jika terdapat sarang laba-laba (biasanya terdapat di sela-sela baglog) maka harus segera dimusnahkan.

Kontaminasi yang sering menyerang media tanam jamur tiram

Neuro Spora

     

Nama Latin : Neurospora spp

Nama Lain : Yellow Spot, Jamur Oncom, Buto Oranye.

Karakter : Neurospora akan menghambat pertumbuhan miselium dan tubuh buah. bahkan pada stadium parah akan membuat miselium jamur tiram mati.

Ciri-ciri : Neurospora termasuk jamur yang susah di matikan, karena karakter dari sporanya sendiri bersifat termofilik ( Mampu bertahan dalam suhu tinggi ). dan mampu menyerang media baglog yang matang atau pun tidak. Neurospora menghasilkan tepung “orange” pada permukaan kapas penyumbat baglog.

Pemicu Kontaminasi : Penggunaan Nutrisi tinggi pada media baglog jamur. Serbuk yang digunakan masih baru dan belum sempat mengalami pengomposan.

Penyebaran : Kontak secara langsung dengan spora jamur yang berwarna oranye, menyebar melalui udara karena spora jamur tsb terbawa angin.

Pencegahan : Menurunkan jumlah nutrisi pada media baglog. Melakukan pengomposan terhadap serbuk gergajian.

Disinfect dengan menggunakan cairan pemutih pakaian, dengan cara merendam selama 1 jam sebelum semua peralatan sebelum digunakan. 

Trichoderma
    
Nama Latin : Trichoderma spp

Nama Lain : Green Mould, Green Spot, Buto ijo.

Karakter : Dapat tumbuh pada hampir semua jenis kayu, termasuk pada baglog jamur tiram, kuping, lingzhie dll. Dapat menghambat pertumbuhan miselium yang berujung pada matinya miselium jamur tiram, kuping, Maupun lingzhie.
 Ciri-ciri : Terdapat flek hijau pada beberapa bagian baglog, pada stadium parah flek tadi akan memenuhi seluruh media.
Penyebaran : Trichoderma dapat menyebar melalui udara karena spora jamur tsb terbawa angin, kontak langsung dengan spora trichoderma sehingga terbawa oleh pekerja yang menginokulasi baglog.

Pencegahan : Dilakukan dengan melakukan sterilisasi media baglog dengan sempurna, usahakan sterilisasi mencapai suhu 100'C, disinfectan media yang digunakan untuk pekerjaan inokulasi.

Penanggulangan : Membuang jauh jauh baglog yang terkontaminasi trichoderma.

Mucor  

   

Nama Latin : Mucor spp

Nama Lain : Black bean, Black Spot, Buto Ireng.

Karakter : Menghambat pertumbuhan miselium yang berujung pada matinya atau melemahnya miselium jamur tiram.

Ciri-ciri : Kontaminasi diawali dengan bercak bercak hitam pada baglog, pada stadium parah kontaminan akan memenuhi baglog serta muncul benjolan benjolan mirip kacang hijau tetapi berwarna hitam pekat.

Pencegahan : Mengurangi jumlah tumpukan atau tingkat kerapatan susunan baglog pada saat proses inkubasi, serta menjaga kelancaran sirkulasi ruang inkubasi.

Penanggulangan : Membuang jauh-jauh baglog yang terkontaminasi mucor.
(Team Media Kotanimura)
          

No comments:

Post a Comment